Safaruddin : Semakin Dekat dengan Masyarakat

HUT Ke-49 PDIP, Safaruddin Ingatkan Kader Jangan Lupa Diri

Berita Utama Politik
Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim Safaruddin menyerahkan potongan Tumpeng kepada salah seorang awak media yang hadir dalam HUT Ke-49 PDI Perjuangan. (foto : Lukman)
Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim Safaruddin menyerahkan potongan Tumpeng kepada salah seorang awak media yang hadir dalam HUT Ke-49 PDI Perjuangan. (foto : Lukman)

HUKUMKriminal.net, SAMARINDA : Ketua DPD PDIP Kaltim Safaruddin mengikuti kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-49 PDI Perjuangan secara daring di Samarinda, Senin (10/1/2022).

Safaruddin bersama sejumlah pengurus DPD PDIP Kaltim di antaranya Zuhdi Yahya dan Marten Apuy, mengikuti orasi politik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Sekretariat PDIP Kaltim, Jalan AW Syahranie, Samarinda.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Safaruddin yang dihadang sejumlah awak media mengatakan harapannya agar PDIP ke depan lebih dekat dengan masyarakat.

“Kita mengharapkan semoga PDI Perjuangan itu semakin dekat dengan masyarakat, semakin bermamfaat untuk masyarakat, khususnya masyarakat marhaen, masyarakat-masyarakat yang susah,” jelas Safaruddin menjawab pertanyaan awak media.

Anggota DPR RI ini juga mengungkapkan harapannya, agar kader-kader PDIP selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Melihat dan mendengar apa masalah masyarakat, untuk dicarikan solusinya dengan bergotong royong.

Baca Juga :

“Ada tiga pilar. Yaitu struktur partai, ada eksekutif, ada legislative. Mudah-mudahan semakin bermamfaat untuk masyarakat, negara dan bangsa,” ungkap Safaruddin.

Ditanya mengenai tantangan PDIP ke depan, mantan Kapolda Kaltim ini mengatakan PDIP harus semakin dekat dengan masyarakat.

“Sekarang PDIP sudah menjadi pemenang. Di DPR RI itu 128 orang, terus menjauh dari rakyat, tidak boleh. Harus semakin menjadi pemenang, semakin mendekatkan diri kepada masyarakat,” jelas Safaruddin menjawab pertanyaan DETAKKaltim.Com group HUKUMKriminal.net.

Menurutnya, biasa sebelum menjadi pemenang dekat dengan masyarakat. Tapi kalau sudah menang, lupa dengan masyarakat.

“Itu tidak boleh, jangan lupa diri,” kata Safaruddin mengingatkan.

Sebelum melayani pertanyaan-pertanyaan dari awak media, Safaruddin terlebih dahulu memotong Tumpeng di lobby Sekretariat PDIP. (HUKUMKriminal.net)

Penulis : Lukman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.